Sabtu, 22 Mei 2010

sahabat

Menatap lembayung di langit Bali

dan kusadari

betapa berharga kenanganmu

Di kala jiwaku tak terbatas

bebas berandai memulang waktu



Hingga masih bisa kuraih dirimu

sosok yang mengisi kehampaan kalbuku

Bilakah diriku berucap maaf

masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu




Teman yang terhanyut arus waktu

mekar mendewasa

masih kusimpan senda tawa kita

kembalilah sahabat lawasku

semarakkan keheningan lubuk hati



Hingga masih bisa kurangkul kalian

sosok yang mengaliri cawan hidupku

Bilakah kita menangis bersama

tegar melawan tempaan semangatmu itu




Hingga masih bisa kujangkau cahaya

senyum yang menyalakan hasrat diriku

Bilakah kuhentikan pasir waktu

tak terbangun dari khayal keajaiban ini

mimpi



Andai ada satu cara

tuk kembali menatap agung surya-Mu

lembayung Bali


( saras dewi )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar