Kamis, 01 Juli 2010

awal juli

????????????????????????????????????????????

banyak tanda tanya...

dan satu tanda tanya besar.....

                 
                 ?????????
           ?????          ??????
      ???                        ?????
   ???                              ????
??????                           ????
   ????                          ????
                                  ????
                                ????
                             ????
                           ???
                        ???
                     ???
                  ???
                ????
               ????
              ?????

                 ??
               ?????
                ?????
                   ??


LUAR BIASAAAA......

Jumat, 04 Juni 2010

Orang Tua, Motivator of The Year

The parent is the strongest statement that the child hears regarding
what it means to be alive and real.
(Polly Berrien Berends)


Pada 13 Oktober 1972, sebuah tragedi luar biasa terjadi. Sebuah pesawat Uruguay berpenumpang 45 orang jatuh di pegunungan Andes. Di dalam pesawat naas yang rata-rata ditumpangi para pemain rugby, ada 12 orang meninggal. Sisanya harus bertahan dalam suhu minus 30 derajat setiap malamnya. Pencarian dilakukan meski berujung tanpa hasil. Akhirnya pemerintah angkat tangan dan semua penumpang dinyatakan meninggal. Dalam kondisi terbatas dan putus asa, satu per satu yang bertahan pun meninggal. Dengan sangat terpaksa, mereka memakan tubuh kawannya yang meninggal demi bertahan hidup. Sampai 72 hari lamanya, mereka berjuang untuk hidup. Akhirnya, tersisa 16 orang selamat.

Kisah nyata itu diangkat dalam film  oleh Frank Marshall berjudul Alive (1993). Cara bertutur dan plotnya mengedepankan sisi human interest sehingga sangat menyentuh. Sebuah kisah luar biasa tentang perjuangan dan daya tahan manusia untuk bertahan hidup.  Tapi, ada yang luput dilihat oleh kebanyakan orang. Ada satu fakta, yakni ternyata mereka yang mampu bertahan hidup adalah mereka yang orangtuanya berjuang tidak kenal lelah mencari mereka.  

Jelaslah bukan lantaran orang tua mereka terus mencari sehingga mereka bertahan hidup. Tetapi, suatu penelitian lebih jauh tentang 16 survivor mengerikan ini menunjukkan suatu realitas yang menarik. Ada korelasi yang tinggi antara orang tua mereka yang terus berharap anaknya kembali, dengan anak mereka yang selamat. Dari komentar para survivor, Carlos Páez and Daniel Fernández  yang berjalan berkilo-kilo mencari bala bantuan, hingga akhirnya mereka diselamatkan, ada komentar menarik, “Harapan! Kami terus berharap karena orang tua kami selalu mengajarkan untuk selalu memiliki harapan!”

Orangtua: Motivator of Every Year!
Pembaca, orang tualah. Itulah Motivator of the Year bahkan Motivator Every Year! Tema ini diangkat pada awal tahun ini sebagai salah satu motivasi bagi orang tua mengenai peran mereka yang luar biasa terhadap kehidupan anak di usia dewasanya.

Banyak contoh kasus bagaimana seseorang menjadi sukses berkat motivasi yang selalu diberikan oleh orangtuanya. Seorang pebisnis muda, generasi kedua menceritakan bagaimana ayahnya selalu menjadi sumber inspirasinya. Meskipun ayahnya  telah tua, tetapi semangat dan perjuangan serta kebijaksanaannya selalu menjadi nilai-nilainya dalam menjalankan bisnis. “Setiap kali aku rasanya frustrasi dan menyerah. Aku selalu ingat bagaimana susah payahnya ayah membesarkan perusahaan ini. Dan itu amat menyemangatiku.”

Bahkan, ada kisah John Foppe, seorang pembicara motivasi tanpa tangan dan berkaki bebek yang selalu bangga dengan motivasi dari ibunya. Meski tahu anaknya cacat, ibunya tidak memperlakukan anaknya secara special. Tetapi, ibunya selalu berkata, “Nak, kamu punya kekurangan dibanding orang lain. Tapi, itu tidak membuatmu harus diperlakukan spesial. Justru kamu harus berjuang lebih hebat dibanding mereka karena kekurangan itu.”  Terbukti, motivasi sang ‘mama’ yang luar biasa menjadikan dirinya hidup mandiri, bahkan bisa memotivasi orang lain.

Orang tua, mengambil peran yang luar biasa bagi daya juang, nilai-nilai serta daya tahan anak di masa dewasanya. Secara ilmu psikologi perkembangan, sejak kecil, orang tua adalah pihak yang paling sering melakukan imprinting kepada otak anaknya. Apa yang dikatakan terus-menerus oleh sang orang tua, akan ‘tercetak’ di dalam sel-sel neuron sang anak. Itulah yang akan menjadi rekaman ia sampai dewasa.

2 Cara Motivasi Orang Tua
Motivasi orang tua kepada anaknya, akan dipelajari dari dua cara. Pertama, dari kalimat langsung yang diucapkan setiap hari oleh sang orang tua pada anak mereka. Bayangkan, kalau orang tua tiap hari mengatakan, “Kok bisa sih dapat anak bodoh kayak kamu. Kayaknya Bapak dulu nggak begitu!”, “Sekolah saja nggak naik kelas, mau jadi apa kamu?”, “Bego!”, “Bodoh”, “Tolol”. Kalimat-kalimat seperti ini akan menjadi rekaman penting di otak sang anak. Jika yang diperoleh adalah motivasi-motivasi negatif, tak heran sang anak belajar jadi bersikap negatif terhadap problem hidupnya. Saya mengenal seorang direktur perusahaan yang pusing dengan hitung-hitungan karena sewaktu kecil, mamanya selalu memarahinya, “Kalau belajar matematika, otakmu kemana?”

Kedua, anak pun belajar motivasi hidup dari keteladanan yang diberikan kedua orang tuanya. Orang tua yang optimis menghadapi kesulitan dan selalu positif, membuat anak mempunyai ‘rekaman’ yang positif bagaimana seharusnya menjalani kesulitan yang sedang dihadapi. Tetapi, nilai dan perilaku anak pun banyak mencontoh dari perilaku serta sikap buruk  orang tuanya. Misalkan, saya mengenal seorang bankir yang negatif sekali terhadap kesuksesan orang lain. Ternyata, orang tua mereka juga selalu sinis tatkala ada tetangga mereka yang sukses.

Memang tidak selalu anak yang orang tuanya berperilaku  negatif menjadikan anaknya tidak sukses. Ada pula, anak yang lahir dari lingkungan negatif, tetapi berhasil. Tetapi, biasanya anak ini butuh energi luar biasa untuk memprogram ulang hal-hal negatif yang diterimanya. Tak heran, orang tua negatif banyak yang menjadikan anak yang negatif  ketimbang yang sukses.

Pepatah mengatakan, di balik seorang laki-laki yang sukses ada perempuan yang hebat. Betul! Salah satu perempuan itu adalah ibu. Tapi, jangan lupa juga, di balik seorang anak yang sukses, seringkali ada figur orang tua yang luar biasa! Karena itu, pantaslah kalau Motivator of The Year kita berikan pada orang tua kita. Merekalah yang selalu bisa memotivasi kita waktyu jatuh, dalam keterpurukan. Yang selalu menerima kita apa adanya. Pantaslah mereka menyandang gelar ini.


(by HRExellency Club)


Kamis, 03 Juni 2010

amazing street painting




sangat luar biasa.....
mata dapat dikelabuhi dengan sempurna.......
karena yang terlihat belum tentu benar.......

smart emotion



siapakah yang lebih pintar?

kadang ga perlu berubah untuk menjadi berbeda.......

Sabtu, 22 Mei 2010

sahabat II

Terhentak ku dan berkaca
Kala senyummu memanggilku ‘tuk kembali
Tlah sebegitu jauhnya
Entah mengapa ku harus berhenti
Indah gelap temaram pernah disini
Namun senyummu tetap ada

Lalui indahnya dunia
Silih berganti rasakan semua yang ada
Bertahanlah tetaplah denganku
Ku perlu itu semua

Rasa itu memanggilku
Sesuatu yang dulu ku rindu
‘tuk kembali dan ulangi semua denganmu
Dan aku yakin kau di sana

Ku pernah jadi yang terbaik
Tapi terkadang aku neraka bagimu
Mengajakmu ‘tuk bersama
Lalu tanpa bicara aku pergi

Indah gelap temaram pernah disini
Namun senyummu tetap ada
Untukku engkau ada
Denganmu aku bertahta
Lengkapi aku slalu
Sahabat selamanya bersama



( Viky Sianipar feat. Ihsan Akbar )

sahabat

Menatap lembayung di langit Bali

dan kusadari

betapa berharga kenanganmu

Di kala jiwaku tak terbatas

bebas berandai memulang waktu



Hingga masih bisa kuraih dirimu

sosok yang mengisi kehampaan kalbuku

Bilakah diriku berucap maaf

masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu




Teman yang terhanyut arus waktu

mekar mendewasa

masih kusimpan senda tawa kita

kembalilah sahabat lawasku

semarakkan keheningan lubuk hati



Hingga masih bisa kurangkul kalian

sosok yang mengaliri cawan hidupku

Bilakah kita menangis bersama

tegar melawan tempaan semangatmu itu




Hingga masih bisa kujangkau cahaya

senyum yang menyalakan hasrat diriku

Bilakah kuhentikan pasir waktu

tak terbangun dari khayal keajaiban ini

mimpi



Andai ada satu cara

tuk kembali menatap agung surya-Mu

lembayung Bali


( saras dewi )

lihat sekitar kita

selama dunia masih berputar
perbedaan tak pernah pudar
terbawa keangkuhan manusia
tak ingin membagi rasa


bukalah mata hati kita
bayangkan masa depan dunia
bersatu rasa untuk melangkah
demi meraih harapan
dunia yang indah


bayangkanlah kita semua
berjalan bersama
menuju hidup damai sejahtera


sempatkanlah untuk melihat
di sekitar kita
ada kesenjangan antara manusia
lihat sekitar kita


adakah sepercik bahagia
yang tersisa di hati kita
bergandeng tangan dekatkan hati
tiada perbedaan dalam cinta dan kasih
 


"lihatlah disekitar kita" 





Dipopulerkan oleh :  Krakatau

Rabu, 19 Mei 2010

hidup adalah pilihan

aku memilih untuk menentukan masa depanku...

hari ini aku memilih untuk menjadi pribadi baru yang bertumbuh yang terus belajar dengan mengisi pengetahuan ketrampilan sehingga aku terus menjadi pribadi yang bersinar...

hari ini aku memilih untuk berpikir-berkata-bertindak yang positif terhadap diriku karena aku ingin menjadikan diriku menjadi pribadi yang lebih baik.....

hari ini aku memilih untuk terus bermimpi mendapatkan apapun yang aku inginkan karena mimpi inilah yang kakn menghantarkan keindahan dalam hidupku....

hari ini aku memilih untuk terus nbersyukur atas segala hal yang telah aku dapatkan karena aku sadar itulah jalan sebelum aku mendapatkan tujuan hidupku yang besar...

hari ini aku menyadari aku punya keterbatasan tetapi aku memilih untuk hidup tidak dibatasi oleh keterbatasanku tersebut dan aku akan terus fokus pada apa yang menjadi kekuatanku...

hari ini aku memilih untuk berkata "bisa" dalam setiap tantangan ataupun cobaan yang aku hadapi karena dengan demikian aku berani mencobanya dan belajar dibalik semua itu....

hari ini aku memilih ketika aku mati nanti aku akan ditangisi oleh banyak orang karena itu aku memilih untuk terus menebarkan jala kebaikan kepada setiap orang yang ada dimuka bumi ini...

hari ini aku memilih untuk terus berdoa karena ini semua tidak akan pernah terjadi dalam hidupku tanpa bimbingan dan restu dari Yang Maha Kuasa

Selasa, 18 Mei 2010

perjalanan

merencanakan perjalanan panjang........
tanpa uang...........
tanpa beban.....

semua serba alami..
kaki melangkah...
satu langkah, dua langkah dan seterusnya hingga jutaan langkah dan ribuan kilo terlewati...
"alam masih luas, belum lelah kaki ini melangkah"
kalimat yang selalu muncul diotakku ketika berada pada suatu moment yang membosankan...

kaki ini masih ingin melangkah...
sayap ini masih bisa mengepak...
mata ini ingin melihat dunia...
hati ini ingin bebas...

free like the wind.......

tidak dijual



Uang, siapun butuh uang. Orang Dewasa, Remaja bahkan anak – anak kecil sekalipun kenal dengan benda yang namanya uang. Memang uang penting dalam kehidupan, tanpa alat tukar ini kita tidak mukin bisa memenuhi kebutuhan hidup. Uang membuat sebagian orang bisa melakukan banyak hal daripada orang yang tidak memilikinya. Tetapi seberapapun pentingnya uang, masih ada hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.
  1. Waktu
    Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya.
  2. Kebahagiaan
    Memang kedengarannya aneh, Tetapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat anda merasa senang karena anda bisa membiayai liburan mewah, memberi laptop dengan fasilitas yang sangat modern, atau modifikasi mobil balap. Tapi uang tidak bisa menghadirkan secercah kebahagiaan dari dalam lubuk hati kita.
  3. Kebahagiaan Anak
    Untuk membelikan makan dan pakaian yang bagus – bagus untuk anak tercinta memang membutuhkan uang. Tapi anda tidak bisa menggunakan uang untuk memberi rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik serta kepandaian pada anak anda. Hal ini merupakan buah dari waktu dan perhatian yang anda curahkan untuk mereka dan hal – hal baik yang anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan orangnya.
  4. Cinta
    Cinta tidak bisa dibeli dengan uang, akuilah hal ini benar. Memang dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.
  5. Penerimaan
    Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.
  6. Kesehatan
    Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.
  7. Kesuksesan
    Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.
  8. Bakat
    Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.
  9. Sikap yang baik
    Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.
  10. Kedamaian
    Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.

Senin, 17 Mei 2010

sebuah janji

Berjanjilah pada dirimu untuk hanya membicarakan tentang kesehatan yang baik, kebahagiaan, dan kesejahteraan kepada setiap orang yang Anda jumpai.

Berjanjilah pada dirimu untuk membuat semua sahabatmu merasa hidupnya penting dan berharga.

Berjanjilah pada dirimu untuk melihat yang terbaik dari segala hal dan bangunlah sikap yang optimis.

Berjanjilah pada dirimu untuk berpikir yang terbaik, bekerja yang terbaik, dan berharap hanya yang terbaik.

Berjanjilah pada dirimu untuk meluangkan waktu sebanyak mungkin untuk kemajuan dirimu sendiri sampai Anda tidak mempunyai waktu untuk mengkritik orang lain.

Berjanjilah pada dirimu untuk selalu antusias terhadap kesuksesan orang lain seperti kesuksesanmu sendiri.

Berjanjilah pada dirimu untuk melupakan kesalahan masa lalu dan kejarlah kesuksesan yang lebih besar pada masa mendatang.

Berjanjilah pada dirimu untuk selalu ceria dan berikan senyuman pada setiap orang yang kau temui.

Berjanjilah sekarang ....

Rabu, 12 Mei 2010

hujaan...

"aku selalu bahagia, saat hujan turun...."

lagunya utopia "hujan" berkumandang bersamaan dengan hujan yang turun dengan derasnya..
bumi basah, segar, sejuk, dingin, mak nyeess... panas yang menempel di kerak bumi hilang seketika...
biasanya kalo hujan gini kita ngumpul bareng trus bikin kopi panas, ngobrol ngalor-ngidul...
suasana seperti itu sungguh menyenangkan sekali...walaupun terasa dingin tapi bisa membuat kehangatan dalam kebersamaan itu semakin terasa..

tapi yang paling kusuka dari hujan adalah...

"maen hujan hujanan"

sudah lama ga maen hujan-hujanan....
dibawah guyuran hujan semua penat terasa luntur, meluncur turun hilang diserap bumi...
terasa lega...



bebas.... hujan membebaskan jiwa, berlari-lari kesana kesini, berteriak, tertawa...
basah, kotor, tapi segar dan dingin...


"hujan membuatku merasa bebas...."

" for-giving "


Sekitar tahun 1990an ada beberapa orang yang mencoba mencari penjelasan ilmiah dari keuntungan memberi maaf. Dari berbagai riset tersebut, ditemukan bahwa orang yang memendam kebencian dan kepahitan, setiap kali dia mengingat kejadian yang membuat dia kesal, otot otot tubuhnya mulai menegang, tekanan darah meningkat, dan aktivitas berkeringat juga menjadi berbeda. Dan ketika seseorang memaafkan, bukan saja dia terbebas dari memori yang mengganggu, tetapi ia juga menjadi lebih bijaksana dan dewasa dalam menyikapi kehidupan.
Memaafkan bukan hal yang mudah, memaafkan juga bukanlah perasaan, ia adalah keputusan. Memaafkan bukanlah melepaskan orang lain dari kesalahan. Memaafkan adalah melepaskan kita dari ikatan antara kita dan kesalahannya. Bahkan memaafkan tidak berarti kita harus berhubungan kembali dengannya, kita boleh memutuskan hubungan dengannya, tetapi kita tidak boleh membawa kesalahannya terus menerus dipundak kita.

Pengampunan adalah salah satu pemberian terbesar yang bisa manusia beri untuk sesamanya. Mungkin itu sebabnya kenapa dinamakan dengan ‘ for-giving ’.

“ pengampunan adalah atribut milik orang kuat, orang yang lemah tidak akan memilikinya ”

Selasa, 11 Mei 2010

manusia

Kita sudah belajar terbang di udara seperti burung, 

dan belajar berenang di kedalaman laut seperti ikan.

Sekarang yang harus kita pelajari adalah berjalan didunia ini sebagai manusia.

Ini adalah proses dimana kita belajar mencintai hidup dengan hati tulus.

Belajar menjadi lebih manusiawi dari waktu ke waktu.

Minggu, 09 Mei 2010

narcissus

Sebuah cerita tentang legenda Narcissus sang pemuda tampan yang setiap hari berlutut di dekat sebuah danau untuk mengagumi keindahannya sendiri. Ia begitu terpesona oleh dirinya hingga suatu pagi ia jatuh ke danau itu dan tenggelam. Di titik tempat jatuhnya itu tumbuh sekuntum bunga, yang dinamakan narcissus.

Tapi bukan itu yang menarik dari cerita ini.

ketika Narcissus mati , dewi-dewi hutan muncul dan mendapati danau tadi yang semula berupa air segar telah beubah menjadi air mata yang asin.
"mengapa engkau menangis?" tanya dewi-dewi itu.
"aku menangisi Narcissus" jawab danau.
"oh tak heranlah jika kau menangisi Narcissus" kata mereka, "sebab walau kami selalu mencari dia di hutan, hanya kau saja yang dapat mengagumi keindahannya dari dekat".
"tapi,... indahkah Narcissus?" tanya danau.
"siapa yang lebih mengetahuinya dari pada engkau?" dewi-dewi bertanya heran
"didekatmulah ia tiap hari berlutut mengagumi dirinya!"

Danau terdiam beberapa saat.

Akhirnya ia berkata : 
 
"aku menangisi Narcissus, tapi tak perbah kuperhatikan bahwa Narcissus itu indah. 
Aku menangisi Narcissus karena setiap ia berlutut didekat tepianku, aku bisa melihat di kedalaman matanya pantulan keindahanku sendiri".

"sungguh kisah yang memikat"

Jumat, 07 Mei 2010

society

datanglah pagi saat aku bisa merasakan
tak ada lagi yang tersisa untuk disembunyikan
melanjutkan adegan tak nyata
tapi hatiku tak akan pernah jauh dari sini
pasti seperti aku bernafas
seperti aku sedih
akan kusimpan pengalaman ini dalam jiwa ragaku
aku pergi dari sini mempercayai lebih dari yang telah kulakukan
dan ada dasar aku akan kembali
saat aku berjalan dibelahan dunia
harapanku membumbung dan menghilang
aku telah terluka
aku telah sembuh
kini untuk landasan yang telah aku kosongkan

inti jiwa manusia datang dari pengalaman baru

tapi kau salah jika kau pikir kebahagiaan hidup pada prinsipnya datang dari hubungan manusia
Tuhan menempatkannya ada disekitar kita
ada disegalanya
dalam apapun yang bisa kita alami
orang hanya harus mengubah cara mereka melihat hal itu

Happiness Only Real When Shared

Rabu, 05 Mei 2010

mindset

Di sebuah kota yang berada ditengah hutan terpampang sebuah pengumuman yang sangat besar “hadiah bagi orang yang mampu membunuh serigala, 1 ekornya diberi hadiah 10jt”. Pengumuman itu dipasang karena di kota sudah banyak terjadi korban jiwa akibat serangan serigala. Kemudian ada 2 orang sahabat jono dan joni yang tertarik dengan pengumuman itu. Mereka ikut mendaftar kemudian langsung menuju ke hutan dengan persiapan yang lengkap. Berhari hari mereka berada dihutan tanpa ada hasil apa apa. Mereka muali kelelahan dan putus asa. Suatu malam ketika mereka sedang terlelap si joni terbangun karena mendengar suara berisik didekat mereka. Joni melihat ada sepasang mata menyala menatapnya, ternyata itu adalah seekor serigala besar bertaring tajam dengan buah zakar yang siap menyengkeram… jon jon bangun jo,,, bisik sijoni pada jono. Belum sempat jono terbangun terdengar langkah kaki kecil yang buanyuak buanget disekitar mereka, ternyata mereka sudah terkepung puluhan serigala dengan ekor yang tegak menjulang tinggi sampai kelangit ketujuh yang siap menyerang mereka.. melihat kondisi itu joni menyenggol jono untuk membangunkannya, ketika jono terbangun joni berbisik kepada jono “ haiii teman kita akan kaya sekarang
Nah lho kaget kan mendengar bisikan joni itu. Cara joni memandang situasi yang sedang terjadi sungguh sungguh mengejutkan. Dalam situasi seperti itu mungkin kita akan berpikir “kita sudah terkepung serigala,, matilah kitaa..” tapi joni melihat peristiwa itu dari kacamata yang berbeda, yaitu kacamata positif.

“ orang yang cerdas emosinya adalah orang yang mampu melihat sisi positif di dalam setiap hal yang terjadi dalam hidupnya “

Selasa, 04 Mei 2010

senja di balai pustaka

kalo sudah sore pasti suasananya jadi tenang....
lepas dari riuh rendah suara mahasiswa yang berdiskusi dengan seru tadi siang..
mbak'e yang jaga manis.... lagi asyik dengan komputernya..
mungkin sedang sibuk dengan facebooknya, atau sedang mengirim surat cintanya...
hahahaha... jadi inget dia tadi tersenyum padaku...
sekali lagi, kalo sudah sore pasti suasananya menjadi tenang..
memang yang namanya perpus harusnya seperti ini..

membebaskan mata ini untuk bereksplorasi menjelajah setiap sudut ruang... 
melahap ribuan koleksi buku,majalah,koran,jurnal,dll....
otak bekerja penuh dengan imajinasi tanpa ada gangguan dari pihak luar yang sering menganggap imajinasi adalah bentuk dari kegilaan.
padahal mereka tidak tahu bahwa ada kesenangan menjadi gila yang tidak dapat dirasakan oleh orang lain kecuali orang gila.

kalau mau pinter rajinlah membaca,,itu kata-kata yang sering terdengar sewaktu kita kecil..
setelah dipikir pikir ternyata memang sangatlah masuk akal..
tahukah kalian kalau semut itu binatang yang pemalu??
tentu tidak tahu kalau ga ada yang ngasih tau...trus dari mana yang ngasih tau itu tau???ya dari baca buku...trus dari mana yang nulis buku itu tau??? ya mana kutahu...emangnya aku bapakmuu.....

sudah jelas kan pentingnya membaca buku...
selain biar percakapan seperti diatas bisa teratasi, setidaknya jika pikiran kita akan berimajinasi maka imajinasi yang muncul akan sangat luar biasa...
(katanya sih seperti itu....)

pesan yang didapat hari ini...
mari gemar membaca karena membaca adalah pintu gerbang dari ilmu

untuk terakhir kalinya,,, kalo sudah sore pasti suasananya jadi tenang... 

Rabu, 28 April 2010

embun pagi penggugah hati

pagi ini terbangun dari mimpi yang tak pernah terjadi sebelumnnya.. "menjadi matahari" .. mungkin itu judul yang tepat untuk mimpi semalam. dinginnya udara pagi tak mampu menyurutkan badan ini untuk beranjak dari kenyamanan yang semu.. mengintip suasana pagi yang ternyata sudah dihiasi dengan kesibukan yang merupakan rutinitas sehari hari, makan mandi berangkat sekolah, makan mandi berangkat bekerja. mencoba menyamakan irama dengan kebanyakan orang pada umumnya.. tanpa mengganggu aktivitas mereka, kaki ini mulai melangkah menuju sumber kehangatan.. "kompor".. ctek... sreeet... pyuk pyuk... klinting klinting..... kopi panas siap menemani menyambut pagi... menuju beranda rumah, mengambil "kompas" yang dilemparkan tukang koran dengan tergesa gesa karena masih harus mengantarkan "kompas" ketempat pelanggan lainnya... hmmmm.... lagi lagi melihat rutinitas sehari hari... kembali terfokus pada "kompas', halaman utama masih saja membahas tentang para koruptor....haaahh... lagi lagi rutinitas sehari hari... berlanjut ke berita yang mungkin sedikit membuat kening ini berkerut..'267 sekolah, 100% siswanya tak lulus".... apaaaa????? luar biasa sekali bukan... bayangkan saja, setiap hari para murid harus bangun pagi, menepiskan kemalasan untuk beranjak dari kenyamanan tempat tidur masing masing... berbekal uang saku menuju bangku pendidikan..untuk apaaa??? setiap pagi para guru rela meningalkan keluarganya demi mencerdaskan anak bangsa...untuk apaaa???...  lagi lagi rutinitas sehari hari.... sebuah kebiasaan yang membentuk kararkter dan menghasilkan sebuah kebudayaan..."kebudayaan rutinitas sehari hari"... menyeragamkan, menyamakan langkah, ini ini, itu itu.....
"robot" berjalan sesuai program, selalu sama, tak akan pernah bisa berkembang dengan sendirinya... haaa.... apa bedanya dengan efek "rutinitas sehari hari".... hasilnya selalu sama, tak pernah lebih bahkan malah kurang...
sinar matahari mulai menerangi pagi... menyapa daun daun yang masih terbungkus oleh bekunya udara dingin...
mata ini terpaku pada setetes embun pagi yang terjatuh dari sehelai daun mangga yang disambut gembira oleh rumput rumput yang mulai tumbuh menjadi dewasa.... hanya setetes.... setetes embun di pagi hari...
"kompas" kutinggalkan, mengamati segerombolan rumput yang mulai berkembang biak.... satu batang rumput yang tiap pagi menerima tetesan embun mulai berkembang menjadi puluhan, lalu ratusan, lalu ribuan hingga menutupi sebidang tanah yang gersang.. membuat kehidupan yang baru...
mata ini liar menatap rumput rumput yang mulai menghijau, beralih ke sehelai daun mangga, lalu matahari.... silau... panas... membutakan mata... sungguh luar biasa....

matahari adalah "rutinitas sehari hari"..... 
"rutinitas sehari hari" yang memiliki arti...
jadilah matahari....  tidak sekedar terbit lalu tenggelam... matahari mampu menyegarkan bumi... tidak sekedar memberi panas... matahari membuat embun menetes untuk memberi hidup pada rumput dibawahnya....tidak hanya sekedar memberi panas.... 
matahari adalah "rutinitas sehari hari" yang memiliki arti...

selalu ingat sebuah ungkapan "sebaik baiknya manusia, lebih baik lagi jika memiliki manfaat untuk orang lain"..
belajar dari setetes embun pagi yang menggugah hati...


aaaah....
siaaalll...
kopiku lupa diminum....
pagi hari dengan kopi dingin ditangan....

Menjadi T-Rex, Komodo atau Kecoak?

by : anthonio dio martin

Bertahun-tahun yang lalu ketika saya sedang asyik "berselancar" di Internet, ada sebuah artikel yang cukup menarik. Tulisan dalam artikel tersebut memaparkan sebuah fakta yang mungkin jarang diketahui oleh banyak orang.
Fakta mencengangkan itu adalah ternyata binatang kecoak tergolong dalam binatang purba yang pernah hidup sezaman dengan dinosaurus. Artinya, binatang kecoak sudah melewati berabad-abad kehidupan dan masih saja berkembang dengan leluasa di tengah kehidupan manusia yang sudah modern.
Saya jadi tertarik membandingkan kecoak dengan dinosaurus. Kita mengenal satu jenis dinosaurus yang bernama tyranosaurus atau sering disebut sebagai T-Rex. Asal kata nama tyranosaurus diambil dari kata tirani, yang artinya suka menindas atau berkuasa atas orang lain.
Begitulah T-Rex, dalam rantai makanan zaman purba, T-Rex menduduki peringkat tertinggi sebagai pemangsa absolut. T-Rex tidak pernah diburu, ia selalu memburu. Begitu perkasa dan menakutkannya T-Rex, sampai-sampai semua makhluk ngeri berhadapan dengannya.
Namun, setelah zaman berubah, cuaca berganti, kehidupan mengalami anomali, dan bumi bergolak, apakah yang terjadi? T-Rex musnah tak bersisa. Keperkasaan seekor T-Rex hanyalah menjadi sejarah yang diceritakan dari generasi ke generasi.
Bagaimana dengan kecoak? Meski tampaknya lemah, kecil, tak berarti, tetapi ternyata kecoak lebih "tangguh" ketimbang T-Rex. Buktinya meski zaman berganti dengan gejolak yang luar biasa, populasi kecoak sama sekali tidak berkurang dan bahkan terus bertambah memenuhi celah-celah rumah dan saluran got.
Memang tidak semua dinosaurus musnah. Masih ada komodo, cecak raksasa yang masih bertahan hidup sampai sekarang. Namun, populasinya hanyalah tinggal sisa-sisa dan dominasinya sudah dibatasi oleh manusia.
Berkaca dari tiga jenis hewan ini, pelajaran apakah yang bisa kita tarik? 3 jenis hewan ini sebenarnya menunjukkan pada kita tiga jenis manusia yang sering kita temui.
Manusia T-Rex adalah mereka yang merasa dirinya hebat, berkuasa, punya otoritas tinggi (yang mungkin saat ini memang demikian kenyataannya). Namun, ketika terjadi perubahan, terjadi krisis, atau terjadi reformasi, orang-orang jenis T-Rex ini tidak mampu beradaptasi.
Mereka merasa bahwa cara-cara mereka sudah paling baik, mereka merasa dengan kekuatan yang mereka miliki mereka bisa bertahan mengahadapi apa pun. Akhirnya manusia T-Rex yang tidak mau beradaptasi dengan perubahan akan musnah oleh perubahan itu sendiri dan ujung-ujungnya, mereka hanya bisa bernostalgia dengan kehebatan masa lalu mereka yang sudah menjadi bagian dari fosil sejarah.
Manusia kedua adalah manusia komodo, jenis manusia medioker. Selalu merasa nyaman berada di level medium. Dia tidak menolak perubahan tetapi dia juga tidak mau sepenuh hati beradaptasi. Dia mudah merasa puas dengan sedikit hasil yang sudah dia capai.
Baginya, yang penting sudah bisa bertahan hidup, sudah bisa menghasilkan, itu sudah cukup. Akibatnya manusia komodo akan menjadi manusia "langka" yang hampir punah dan tidak memiliki dominasi apa pun. Ibaratnya, manusia komodo adalah jenis orang yang "asal bisa selamat".
Manusia ketiga adalah manusia kecoak. Meski kadang-kadang diremehkan dan dianggap sebelah mata, tetapi orang jenis ini adalah orang yang fleksibel terhadap perubahan, sigap, aktif, cekatan, dan sangat menghargai kerja tim.
Dia tidak pernah sendirian, melainkan selalu "menautkan" dirinya dalam komunitas yang positif. Akibatnya, bukan hanya sekadar survive terhadap perubahan, melainkan mereka bahkan bisa semakin berkembang.
Manusia pembelajar
Jangan mudah puas dan bangga dengan pencapaian dan posisi Anda saat ini. Meski saat ini Anda sudah menjadi "T-Rex" dalam bidang pekerjaan Anda, bukan berarti Anda bisa selamanya di posisi tersebut.
Perkembangan dunia usaha yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan yang sangat cepat menjadi tantangan bagi kita semua. Keperkasaan Anda saat ini bukanlah jaminan.
Dalam kesempatan ini, saya akan berikan lima tip survival guide yang meski tampak sederhana tetapi jika diterapkan sangat ampuh dampaknya. Praktikkanlah tip ini agar Anda tidak menjadi seperti T-Rex yang musnah dan terhapus jejaknya dari kehidupan.
Pertama, bersikaplah antisipatif terhadap perubahan. Ketika hal-hal baru muncul, perubahan mulai tampak, amatilah lebih dahulu sebelum mengambil sikap. Kebanyakan orang keburu antipati dengan perubahan, terutama jika perubahan itu mengusik kenyamanannya. Karena itu, milikilah sikap antisipatif dengan perubahan.
Artinya, ketika perubahan terjadi jangan langsung menjauhi, melainkan justru mendekatlah dan lihatlah mengapa perubahan itu terjadi, apa dampaknya, dan apa yang bisa Anda lakukan untuk menyikapi perubahan tersebut.
Kedua, selalulah sigap dan siap dengan berbagai kemungkinan. Semakin hari, dunia usaha semakin penuh tantangan. Dinamika bisnis yang terjadi saat ini gejolaknya jauh lebih besar ketimbang situasi 10-20 tahun lalu.
Karena itu jangan mudah terlena dengan keberhasilan. Selalulah dalam posisi siap, aware, dan sigap menanggapi berbagai kemungkinan yang terjadi. Termasuk kemungkinan yang terburuk sekalipun.
Ketiga, jangan berhenti belajar. Selama mengadakan ratusan training dan bertemuan dengan ribuan orang dari berbagai level, saya menemukan bahwa orang sukses yang bisa bertahan melewati beberapa generasi selalu memiliki mentalitas open minded dan sangat terbuka untuk pembelajaran.
Sebaliknya, para manusia komodo yang posisinya "nanggung", justru mereka merasa sudah hebat, tidak mau lagi belajar, dan cenderung meremehkan. Melihat orang-orang seperti ini, saya jadi teringat dengan perkataan Ray Kroc, orang yang membesarkan Mc Donald, Beliau pernah berucap, "Jika Anda sudah merasa diri Anda matang, Anda hanya tinggal menunggu untuk membusuk."
Keempat, tetaplah berkumpul dengan komunitas yang positif. Dalam kehidupan, termasuk dalam dunia kerja, Anda tidak bisa survive dan berkembang hanya dengan seorang diri. Anda membutuhkan orang-orang positif yang mengelilingi Anda.
Karena itu selalulah berusaha untuk menambah daftar teman dan rekan yang memiliki mentalitas yang tangguh, berpikiran terbuka, memiliki mentalitas kelimpahan, dan selalu memandang kehidupan dengan positif.
Kali ini saya akan mengutip perkataan guru kepemimpinan dunia, John Maxwell, "Tidak ada kebesaran apa pun yang bisa dicapai hanya dengan seorang diri. Angka satu terlalu kecil untuk mencapai kesuksesan."
Tip yang terakhir adalah milikilah selalu antusiasme. Kadangkala ketika iklim berganti dan gejolak mendatangi kita, antusiasmelah yang menjadi tenaga pendorong kita untuk bertahan hidup.
Meski tampaknya sepele tetapi antusiasme sungguh memberikan perbedaan yang nyata. Itu sebabnya saya selalu mengawali siaran radio saya dengan "Salam Antusias!".
Tentu Anda masih ingat dengan pernyataan yang berkata bahwa "antusias adalah induk dari segala usaha, tidak ada satu pun kesuksesan yang bisa dicapai tanpanya."
Nah, apa pun posisi dan situasi Anda saat ini, jangan cepat merasa puas. Marilah kita mengembangkan mentalitas seorang "pendaki" yang selalu berusaha menuju puncak meski iklim berganti dan badai tantangan menderu tanpa henti.

Selasa, 27 April 2010

Menjadi muda itu pilihan


Ada sebuah cerita menarik dari Los Angeles tentang seorang tua bernama Ernest Heyneman. Banyak orang yang pikun saat usia lanjut, tapi tidaklah dengannya. Bahkan, pada saat usianya yang ke 85, ia ditangkap karena telah mencuri 3500 buku dan video selama kurun waktu empat tahun. Pria pensiunan pegawai studio film ini kini dilarang memasuki perpustakaan lokal. Menyikapi hukuman tersebut, pengacaranya begitu kecewa karena merasa hukuman tersebut adalah penjara baginya. "Heyneman adalah kutu buku. Hukuman seperti itu adalah penjara baginya, bahkan lebih buruk". Lantas bagaimanakah modus pencurian buku yang dilakukan Heynemen? Ia cukup cerdik. Dalam seminggu ia pinjam beberapa buku dan video untuk dibawa pulang. Lantas, ia mulai mencopoti tanda pengaman lalu ia kembalikan tepat waktu. Setelah itu, ia kembali lagi hari berikutnya untuk mulai menyelundupkan buku pilihannya tanpa terdeteksi saat melewati pintu pengaman. Sebuah cara yang cerdik!
Tua tidak Berarti Lemah
Siapa bilang bahwa tua harus lemah? Realita menunjukkan bahwa tua tidaklah identik dengan lemah tak berdaya. Namun, acapkali kita mendengar bagaimana orang yang sudah tua, menggunakan ketuaannya sebagai alasan untuk ke-tidakproduktifan-nya, untuk kealpaannya serta kekhilafannya. Usia, kenyataannya bukanlah suatu pengambat untuk meraih yang lebih tinggi. Usia pun bukan kendala dalam hal karir dan kerja. Malahan, rambut putih adalah simbol kebijaksanaan dan pengalaman yang sangat berharga.
Orang Jepang sangat menghargai senioritas. Jabatan-jabatan tertentu di perusahaan Jepang kadang disediakan hanya bagi mereka yang diprediksikan telah berambut putih, lambang kematangan. Mereka percaya bahwa pengalaman akan membuat orang menjadi dewasa. Ada tunjangan khusus bagi yang lama bekerja. Loyalitas dan usia, dihargai oleh mereka.
Celakanya, tidak semua orang tua menjadi matang. Banyak orang yang tua secara usia, namun secara mental, masih terbelakang. Orang ini tua secara badaniah namun sayang, kearifan serta kematangan tidak menyertainya. Tak heran jika ada pepatah, banyak orang menjadi tua tanpa pernah menjadi dewasa. Masalahnya, ketuaan tidaklah selalu sama dengan kematangan.
Kita mengenal pula banyak orang yang sukses dan berhasil tatkala di saat-saat tua. Kolonel Sanders misalnya, mencapai suksesnya tatkala ia telah pensiun di usia 67 tahun! Untung saja bahwa ia tidak mengeluh dan menyerah di usianya yang telah renta. Andaikan ia menggunakan alasan ketuaannya untuk berhenti mungkin tak kan pernah dunia merasakan ayam lezat ala KFC-nya.
Menjadi tua hanyalah ada dalam pikiran kita. Secara fisik, orang bisa menjadi jompo dan lemah, tetapi jiwa manusia tidak mengenal usia. Jiwa manusia mengandung potensi di luar batas dimensi fisik dan waktu. Karena itu, tatkala fisik telah renta dan melemah, jiwalah yang perlu dibina. Sayangnya banyak orang tua membiarkan dirinya digerogoti baik fisik maupun jiwanya. Menolak fisik menjadi tua adalah keniscayaan. Tetapi menolak jiwa menjadi tua, adalah pilihan.
Bagaimana membangun jiwa yang terus-menerus muda?
ALWAYS HAVE FUN
Kegembiraan adalah makanan bagi jiwa. Seringkali dikatakan laughter is the best medicine. Mungkin humor dan gembira, tidaklah lantas membuat penyakit dan permasalahan kita lenyap total. Tetapi dengan melihat hidup dari sisi yang ceria, hidup terasa menjadi lebih nikmat. Lagipula, masalah hidup tidak pernah akan selesai. Ibarat gelombang, setelah surut, akan muncul pasang yang lain. Tetapi hati yang gembira adalah ibarat selancar yang membuat kita dapat menjalani segala pasang surut lautan kehidupan dengan rasa damai. Itulah sebabnya mereka-mereka yang berusia panjang, cenderung memiliki sense of humor yang baik dalam hidupnya.
HIDUP KINI DAN DISINI
Alkisah pernah suatu kali malaikat diutus kebumi untuk memberi hadiah kepada orang yang paling berbahagia di bumi. Namun, setelah berbulan-bulan mengelilingi bumi dari satu ujung ke ujung lain, tidak ditemukan seorang pun yang paling berbahagia. Ternyata, kebanyakan manusia tidak ada yang betul-betul menikmati dan bersyukur atas hidupnya. Kebanyakan hidup di dua alam, alam masa lalu dan masa depan. Akhirnya, hadiahnya pun dikembalikan pada Tuhan. Kehidupan bukanlah melulu soal usia. Bruce Lee membuktikan bahwa meskipun hidupnya pendek, namun ia dikenang dengan kontribusinya yang luar biasa bagi martial arts, seni bela diri. Itu sebabnya asalah satu rahasia awat muda yang lain adalah menikmati hidup kini dan disini. Kuncinya terletak pada kerelaan kita melepaskan masa lampau serta tidak terlalu banyak khawatir akan masa depan. Seperti kata Bruce Lee, "Yang penting bukanlah seberapa panjang anda hidup. Tetapi bagaimana anda hidup itulah yang penting". Nikmatilah tarikan nafas Anda sekarang, itulah realita terpenting saat ini.
TETAPLAH BERGERAK FISIK DAN MENTAL
Jangan membiarkan pikiran maupun fisik menjadi terlalu lama beristirahat dan diam. Janganlah fisik kita, pikiran yang terlalu lama didiamkan pun akhirnya akan melemah. Konon, sumber penurunan daya otak yang terpenting adalah karena membiarkan otak kita tidak bekerja sama sekali. Fisik kita pun mestinya senantiasa bergerak pula. Para dokter dan paramedis tahu, jika fisik dibiarkan terlalu lama di suatu tempat tanpa bergerak maka akan mulai muncul borok di badan. Kenyataanya pula, mereka yang berusia panjang ternyata masih memiliki kesibukan dan masih menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan di usianya yang telah menjelang maghrib.
Jadi, benarlah kata iklan, "Menjadi tua itu pasti. Tetapi, menjadi muda itu soal pilihan".